Sisi Kiri
Eksternal Sektor:
1. Current Account:
- Ekspor
-Impor
-transfer
-indome
2.Capital dan financial transaksion
Direct Investmen
Financial flows
-govermen sektor
-private sektor
Internasioanl reserves
Sisi Kanan
Sektor Riil
-konsumsi
-investasi
-Ekspor
-Impor
Govermen Sektor
-Govermen revenue
-govermen ekspenditure
-Equilibrium
Source of fund
-domestic
-foreign
Sektor moneter
-moneter autority
--net foreign asset
--net domestic assets
--net claim on govermen
-commersial bank
--net foreign asset
--net domestic assets
Kumpulan Materi Kuliah Solution Manual Power Point Kuliah Yang Free Akses
Tuesday, May 2, 2017
Indikator Keberlanjutan Fiskal
Indikator Keberlanjutan Fiskal (nisbah GDP)
1. utang publik
2. surplus atau defisit primer atau keseimbangan primer
3. surplus fiskal
4. pembelanjaan fiskal
5. penerimaan pemerintah
6. pembayaran utang
1. utang publik
2. surplus atau defisit primer atau keseimbangan primer
3. surplus fiskal
4. pembelanjaan fiskal
5. penerimaan pemerintah
6. pembayaran utang
Keberlajutan Eksteren
Mencakup status neraca pembayaran internasional yang dapat diamati melalui neraca transaksi berjalan dan neraca transaksi keuangan dan kapital. dengan pemerintah menciptakan sistem pengelolaan sumber sumber ekonomi dari luar negeri yang mungkin dapat dimanfaatkan generasi sekarang tetapi pada saat yang bersamaan harus menjamin bahwa sumber sumber berkenaan tetap dapat dimanfaatkan oleh generasi yang akan datang. Misal ekspor bahan mentah dan SDA serta pengelolaan FDI (foreign direct investmen dan utang LN)
Keberlanjutan Fiskal
Raymondo
Keberlanjutan fiskal berkaitan dengan suatu status (state) di mana utang publik atau utang pemerintah atau defisit fiskal berada pada batas yang dapat ditoleransi sebagai akibat pemerintah melanjutkan program pengeluarannya
batas yang dapat ditoleransi memungkinkan pemerintah melakukan pembayaran reguler bunga dan pokok utang baik kewajiban DN dan LN dan secara bertahap mengurangi pengeluaran defisit dalam jangka panjangserta mempertahankan peringkat kredit yang baik guna memperoleh kemudahan akses untuk mendapat pinjam baru
Adam
Suatu status dimana anggaran belanja pemerintah dapat dibiayai secara mulus tanpa menciptakan atau mendorong kenaikan yang luar biasa dari utang publiksepanjang waktu
keberlanjutan statik: mencerminkan kemampuan pemerintah mendanai anggaran belanjanya dari periode ke periode
keberlanjutan dinamik:kesanggupan pemerintah melunasi utang/kewajibannya dalam jangka panjang
Keberlanjutan fiskal berkaitan dengan suatu status (state) di mana utang publik atau utang pemerintah atau defisit fiskal berada pada batas yang dapat ditoleransi sebagai akibat pemerintah melanjutkan program pengeluarannya
batas yang dapat ditoleransi memungkinkan pemerintah melakukan pembayaran reguler bunga dan pokok utang baik kewajiban DN dan LN dan secara bertahap mengurangi pengeluaran defisit dalam jangka panjangserta mempertahankan peringkat kredit yang baik guna memperoleh kemudahan akses untuk mendapat pinjam baru
Adam
Suatu status dimana anggaran belanja pemerintah dapat dibiayai secara mulus tanpa menciptakan atau mendorong kenaikan yang luar biasa dari utang publiksepanjang waktu
keberlanjutan statik: mencerminkan kemampuan pemerintah mendanai anggaran belanjanya dari periode ke periode
keberlanjutan dinamik:kesanggupan pemerintah melunasi utang/kewajibannya dalam jangka panjang
ALiRAN/mAzHAb EKONOmiKA
1. Aliran Baku Ekonomika
Faktor produksi dan barang dipandang sebagai sumber-sumber ekonomi (properti). Dalam kasus ini, properti (property) didefinisikan sebagai hak untuk menggunakan sumber-sumber tsb secara fisik termasuk perolehannya, mempertukarkan dan merubahnya. Menurut aliran baku ekonomika, properti dibedakan menjadi 2 yaitu properti individu (privat) dan properti publik (milik pemerintah).
2. Aliran Tidak Baku Ekonomika ≈ Ekonomika Properti (Property Economics)
Aliran ini tidak sependapat dg aliran baku, dan membedakan antara properti dan kepemilikan (possession). Menurut aliran ini, properti didefinisikan sebagai hak memperoleh pembebanan dan jaminan (koleteral) atau hak untuk menukarkan atau hak untuk tidak menyentuh sumber-sumber ekonomi. Kepemilikan didefinisikan sebagai “hanya” hak untuk menggunakan sumber-sumber ekonomi secara fisik dan perolehannya, termasuk hak untuk merubah bentuk dan substansi sumber-sumber berkenaan.
Steiger, 2006
Perlunya Campur Tangan Pemerintah Dalam Perekonomian
1. ada barang publik yang dibayar dari pajak
2. masalah eksternalitas
eksternalitas bisa + bisa - misal pembangunan bandara baru +:pengangguran turun, - polusi dll
3. jika ada monopoli
-monopoli baku --> aturan pemerintah
-monopoli perintis--> pemerintah beri subsidi ke perusahaan atau ke konsumen
4. keadilan --> tidak ada tipu2
2. masalah eksternalitas
eksternalitas bisa + bisa - misal pembangunan bandara baru +:pengangguran turun, - polusi dll
3. jika ada monopoli
-monopoli baku --> aturan pemerintah
-monopoli perintis--> pemerintah beri subsidi ke perusahaan atau ke konsumen
4. keadilan --> tidak ada tipu2
Keterbatasan Kebijakan Moneter
Keterbatasan Kebijakan Moneter
1. efektifitas kebijakan moneter lebih baik dari kebijakan fiskal karena pengambilan keputusan kebijakan moneter lebih cepat (cukup BI) jika fiskal banyak pihak terlibat (pemerintah, DPR)
2. Ketidakpastian model
model ekonomi hanya perkiraan dari keadaan sebenarnya
policy lag:
recognition lag : jangka waktu antara tahu adannya shock dan terjadinya shock
implementation lag: jangka waktu penerapan kebijakan dengan tahu adanya shock
impact lag: jangka waktu penerapan kebijakan dan dampaknya
1. efektifitas kebijakan moneter lebih baik dari kebijakan fiskal karena pengambilan keputusan kebijakan moneter lebih cepat (cukup BI) jika fiskal banyak pihak terlibat (pemerintah, DPR)
2. Ketidakpastian model
model ekonomi hanya perkiraan dari keadaan sebenarnya
policy lag:
recognition lag : jangka waktu antara tahu adannya shock dan terjadinya shock
implementation lag: jangka waktu penerapan kebijakan dengan tahu adanya shock
impact lag: jangka waktu penerapan kebijakan dan dampaknya
Faktor yang Mempengaruhi Kurs Valuta Asing
Kurs bisa diamati dari faktor yang mempengaruhi kurs:
persamaannya
Kurs = f( (m,m*), (r,r*), (π,π*), (g,g*), News)
*kondisi luar negeri
m=uang beredar
r=suku bunga
π=inflasi
g=pertumbuhan ekonomi
m r π g ---> disebut faktor fundamental
News bukan faktor fundamental
Yt-E(Yt) = UE(Yt) ---> News
pengaruh news luar biasa pada pasar financial seperti ucapan trump atau ada bencana di luar negeri
persamaannya
Kurs = f( (m,m*), (r,r*), (π,π*), (g,g*), News)
*kondisi luar negeri
m=uang beredar
r=suku bunga
π=inflasi
g=pertumbuhan ekonomi
m r π g ---> disebut faktor fundamental
News bukan faktor fundamental
Yt-E(Yt) = UE(Yt) ---> News
pengaruh news luar biasa pada pasar financial seperti ucapan trump atau ada bencana di luar negeri
Analisis Perekonomian Terbuka 2 Pendekatan (Insukindro)
Analisis perekonomian terbuka ada 2 pendekatan:
1. Pendekatan Neraca Pembayaran Internasional (balance of payment)
2, Pendekatan Kurs (exchange rate)
kita bahas satu per satu
1. Neraca pembayaran internsional terdiri dari
a. neraca transaksi berjalan (current account) :
- neraca perdagangan international (ekspor-impor barang) dan
- neraca jasa
b. neraca kapital (capital account) :
- neraca moneter dan
- neraca kapital
2. Kurs
a. fixed exchange rate -->kurs ditentukan/dipatok pemerintah.. jika rupiah melemah, jual dolar, jika rupiah menguat beli dolar..
b. managed floating rate--> kurs ditentukan pasar tetapi pemerintah bisa intervensi
c. flexibel atau free floating exchange rate -->ditentukan oleh pasar
1. Pendekatan Neraca Pembayaran Internasional (balance of payment)
2, Pendekatan Kurs (exchange rate)
kita bahas satu per satu
1. Neraca pembayaran internsional terdiri dari
a. neraca transaksi berjalan (current account) :
- neraca perdagangan international (ekspor-impor barang) dan
- neraca jasa
b. neraca kapital (capital account) :
- neraca moneter dan
- neraca kapital
2. Kurs
a. fixed exchange rate -->kurs ditentukan/dipatok pemerintah.. jika rupiah melemah, jual dolar, jika rupiah menguat beli dolar..
b. managed floating rate--> kurs ditentukan pasar tetapi pemerintah bisa intervensi
c. flexibel atau free floating exchange rate -->ditentukan oleh pasar
Moneter adalah sektor residu (IMF)
Menurut IMF : moneter adalah sektor residu perekonomian, artinya jika ada krisis terjadi karena sektor itu sendirin bukan karena sektor moneter
C
I
G
Moneter
C
I
G
Moneter
Tujuan dan Perangkat Kebijakan Moneter (Insukindro)
Tujuan kebijakan monete;
1. kestabilan harga
2. high employment --> GDP potensial = GDP rill, Un (tk pengangguran natural)=5-6%
3. Economic growth
4. kestabilan suku bunga
5. kestabilan pasar finansial
6. kestabilan kurs
Perangkat kebijakan moneter:
1. operasi pasar terbuka / open market operation
contoh: menjual surat berharga bank indonesia atau membeli SBPU (surat berharga pasar uang) termasuk surat berharga pemerintah
2. Discount loan/Diskonto
Pinjaman bank central kepada bank umum.
contoh: pada waktu clearing bank kalah clearing terus bisa pinjam ke bank indonesia ada bunganya disebut bunga diskonto
3.Reserve requirment ratio
Cadangan wajib/giro wajib minimum. Di USA sekarang memberi bunngan pada kelebihan cadangan wajib minimum.
Kebijakan moneter baru (USA)
1. interest on bank reserves
bank central membayar bunga kepada bank yang punya lebih reserve
2. interest on fund deposit
bunga untuk fund deposit lebih dari 1 hari
1. kestabilan harga
2. high employment --> GDP potensial = GDP rill, Un (tk pengangguran natural)=5-6%
3. Economic growth
4. kestabilan suku bunga
5. kestabilan pasar finansial
6. kestabilan kurs
Perangkat kebijakan moneter:
1. operasi pasar terbuka / open market operation
contoh: menjual surat berharga bank indonesia atau membeli SBPU (surat berharga pasar uang) termasuk surat berharga pemerintah
2. Discount loan/Diskonto
Pinjaman bank central kepada bank umum.
contoh: pada waktu clearing bank kalah clearing terus bisa pinjam ke bank indonesia ada bunganya disebut bunga diskonto
3.Reserve requirment ratio
Cadangan wajib/giro wajib minimum. Di USA sekarang memberi bunngan pada kelebihan cadangan wajib minimum.
Kebijakan moneter baru (USA)
1. interest on bank reserves
bank central membayar bunga kepada bank yang punya lebih reserve
2. interest on fund deposit
bunga untuk fund deposit lebih dari 1 hari
Monday, February 13, 2017
Kumpulan Soal UTS UAS FEB UGM
Alternatif lain adalah bank soal IMAGAMA http://imagama.feb.ugm.ac.id/test-bank/
Biasanya soal-soal UTS atau UAS nggak
beda jauh tipe soalnya dengan sebelum sebelumnya. Jika dosennya sama. Bisa jadi
kumpulan soal di bawah ini bermanfaat buat kamu mahasiswa mahasiswi feb UGM.
Tinggal klik saja link biru sesuai nama mata kuliahnya ya..
- Agama Islam 1
- Agama Islam 2
- Akutansi Biaya
- Akutansi Keuangan Lanjutan 1
- Akutansi Keuangan Menengah 1
- Akutansi Keuangan Menengah 2
- Akutansi Manajemen
- Audit 1
- Bahasa Indonesia
- Bahasa Inggris 2
- Bisnis Internasional
- Dasar-Dasar Pemasaran
- Ekonomi Makro
- Ekonomi Mikro 1
- Etika
Bisnis
- Filsafat
- Hukum Bisnis
- Komunikasi Bisnis
- Manajemen
- Manajemen Keuangan 1
- Manajemen Keuangan 2
- Manajemen Sumberdaya Manusia
- Matek 1
- Matek 2
- Pengantar Akutansi 1
- Pengantar Akutansi 2
- Pengantar Bisnis
- Pengantar Ekonomi
- Perekonomian
Indonesia
- Psikologi Dasar
- Sistem Informasi Manajemen
- Sosial Politik
- Statistik 1
- Statistik 2
Update atau tambahan baru lagi nih guys
soal soal UTS UAS FEB UGM:
- Akutansi Biaya
- Akutansi Manajemen
- Akutansi Pengantar II
- Bahasa Inggris II
- Bahasa Inggris
- Bisnis Internasional
- Bisnis Pengantar
- Dasar Pemasaran
- Ekonometri
- Komunikasi Bisnis
- Manajemen Keuangan I
- Manajemen Keuangan II
- Manajemen Operasi
- Manajemen
- Sosiologi-Politik
- Statistik II
Semoga bermanfaat
Bank Soal Kumpulan Soal UTS UAS Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UGM
Bank Soal atau kumpulan soal UTS UAS seluruh mata kuliah FEB UGM. Anda mencari bank soal feb ugm
bank soal imagama, bank soal ugm, bank soal feb ugm semoga di sini jawabannya. Cari saja mata kuliahnya sudah urut alfabetis.
Akuntansi Biaya [Link 1] [Link 2] [Link3] [Link 4] [Link 5] [Link 6] [Link 6 part 1] [Link 6 part 2]
Akuntansi Internasional
Akuntansi Keuangan Lanjutan I [Link2]
Akuntansi Keuangan Lanjutan II [Link2 part 1] [Link2 part 2]
Akuntansi Keuangan Menengah I [Link2] [Link3] [Link 4] [Link 5 part 1] [Link 5 part 2]
Akuntansi Keuangan Menengah II
Akuntansi Manajemen Lanjutan
Akuntansi Manajemen Stratejik [link2]
Akuntansi Manajemen [Link2] [Link3] [Link4] [Link 5]
Akuntansi Pengantar I [Link2] [Link3] [Link4] [Link5]
Akuntansi Pengantar II [Link2] [Link3] [Link4]
Analisis Laporan Keuangan
Antropologi Dasar [link2]
Aplikasi Komputer
ASP [Link2]
Audit 1 [Link2]
Audit 2 [Link 2]
Bahasa Inggris I [Link 2] [Link 3]
Bahasa Inggris II
Bank dan Lembaga Keuangan [Link 2]
Bisnis Internasional [Link 2] [Link3]
Bisnis Pengantar [Link2] [Link3] [Link4]
Business Research [Link 2]
Business Law
Ekonomi Pembangunan
Ekonomi Pengantar [Link2]
Ekonomi Pengantar 2
Etika Bisnis
Etika Bisnis Dan Profesi (akun) [Link2] [Link3]
Ekonometrika 1
Ekonometrika 2
Evaluasi Proyek
Ekonomi Lingkungan
Ekonomi Finansial
Ekonomi Publik
Ekonomika Industri
F
Fraud Auditing [Link2 part 1] [Link2 part 2] [Link2 part 2]
I
Internal Auditing
Kewarganegaraan (KWN)
Mikro Ekonomi
Manajemen [Link2][Link3] [link4]
Manajemen Keuangan Internasional [Link 2]
Manajemen Keuangan I [Link2] [Link3] [Link3 part2]
Manajemen Keuangan II [Link2] [link 3]
Manajemen Keuangan Sektor Publik [Part 2]
Manajemen Lintas Budaya
Manajemen Operasional
Manajemen Pemasaran [Link 2] [Link3]
Manajemen Stratejik [Link2]
Manajemen Sumber Daya Manusia [link 2]
Matematika Ekonomi I [Link2] [Link3] [Link4]
Matematika Ekonomi II [Link2] [Link3] [link 4]
Metode Kuantitatif untuk Pengambilan Keputusan [Link2] [Link 3] [link 4]
Metode Penelitian
Metode penelitian bisnis [link 2]
Pengantar Ekonomi
Pengantar Ekonomi Mikro [Link 2] [Link 2 part 2]
Pengantar Ekonomi Makro
Perekonomian Indonesia [Link 2] [Link 2 part 2]
Pengelolaan Perubahan Organisasi
Perilaku Konsumen [Link 2] [Link 3] [link 4]
Perpajakan
Perencanaan Pajak
Perencanaan Bisnis
Praktika Akuntansi [link 2]
Psikologi Dasar [link 2]
Perencanaan Pembangunan
Perancangan Analisis Sistem
R
Research Methodology in Accounting [link 2
Seminar Operation Management Innovation
Sistem Informasi Pengantar [Link2] [Link3] [Link4 part 1] [Link4 part 2] [Link4 part 3]
Sistem Informasi Akuntansi
Sistem Teknologi Informasi
Sistem Informasi Manajemen
Sistem Pengendalian Manajemen ( Management Control System) [Link2]
Sosiologi dan Politik [Link2] [Link 3] [Link 4]
Sosiologi Ekonomi
Special topics in accounting
Statistika I [Link2] [Link3]
Statistika II [Link2] [Link3] [Link3]
Teori Akuntansi [Link1] [link2]
TPAI [Link2] [Link3] [Link4]
bank soal imagama, bank soal ugm, bank soal feb ugm semoga di sini jawabannya. Cari saja mata kuliahnya sudah urut alfabetis.
Akuntansi Biaya [Link 1] [Link 2] [Link3] [Link 4] [Link 5] [Link 6] [Link 6 part 1] [Link 6 part 2]
Akuntansi Internasional
Akuntansi Keuangan Lanjutan I [Link2]
Akuntansi Keuangan Lanjutan II [Link2 part 1] [Link2 part 2]
Akuntansi Keuangan Menengah I [Link2] [Link3] [Link 4] [Link 5 part 1] [Link 5 part 2]
Akuntansi Keuangan Menengah II
Akuntansi Manajemen Lanjutan
Akuntansi Manajemen Stratejik [link2]
Akuntansi Manajemen [Link2] [Link3] [Link4] [Link 5]
Akuntansi Pengantar I [Link2] [Link3] [Link4] [Link5]
Akuntansi Pengantar II [Link2] [Link3] [Link4]
Analisis Laporan Keuangan
Antropologi Dasar [link2]
Aplikasi Komputer
ASP [Link2]
Audit 1 [Link2]
Audit 2 [Link 2]
B
Bahasa Indonesia [Link 2][Link 3 part 1][Link 3 part 2][Link 3 part 3]Bahasa Inggris I [Link 2] [Link 3]
Bahasa Inggris II
Bank dan Lembaga Keuangan [Link 2]
Bisnis Internasional [Link 2] [Link3]
Bisnis Pengantar [Link2] [Link3] [Link4]
Business Research [Link 2]
Business Law
D
Dasar-Dasar Pemasaran [Link2]
E
Ekonomi Mikro [Link 2] [Link3]Ekonomi Pembangunan
Ekonomi Pengantar [Link2]
Ekonomi Pengantar 2
Etika Bisnis
Etika Bisnis Dan Profesi (akun) [Link2] [Link3]
Ekonometrika 1
Ekonometrika 2
Evaluasi Proyek
Ekonomi Lingkungan
Ekonomi Finansial
Ekonomi Publik
Ekonomika Industri
F
Fraud Auditing [Link2 part 1] [Link2 part 2] [Link2 part 2]
H
Hukum Bisnis [Link 1] [Link2] [Link3]I
Internal Auditing
K
Komunikasi Bisnis [Link2] [Link3] [link4]Kewarganegaraan (KWN)
M
MakroEkonomi 1 [Link2]Mikro Ekonomi
Manajemen [Link2][Link3] [link4]
Manajemen Keuangan Internasional [Link 2]
Manajemen Keuangan I [Link2] [Link3] [Link3 part2]
Manajemen Keuangan II [Link2] [link 3]
Manajemen Keuangan Sektor Publik [Part 2]
Manajemen Lintas Budaya
Manajemen Operasional
Manajemen Pemasaran [Link 2] [Link3]
Manajemen Stratejik [Link2]
Manajemen Sumber Daya Manusia [link 2]
Matematika Ekonomi I [Link2] [Link3] [Link4]
Matematika Ekonomi II [Link2] [Link3] [link 4]
Metode Kuantitatif untuk Pengambilan Keputusan [Link2] [Link 3] [link 4]
Metode Penelitian
Metode penelitian bisnis [link 2]
Pengantar Ekonomi
Pengantar Ekonomi Mikro [Link 2] [Link 2 part 2]
Pengantar Ekonomi Makro
Perekonomian Indonesia [Link 2] [Link 2 part 2]
Pengelolaan Perubahan Organisasi
Perilaku Konsumen [Link 2] [Link 3] [link 4]
Perpajakan
Perencanaan Pajak
Perencanaan Bisnis
Praktika Akuntansi [link 2]
Psikologi Dasar [link 2]
Perencanaan Pembangunan
Perancangan Analisis Sistem
R
Research Methodology in Accounting [link 2
Seminar Operation Management Innovation
Sistem Informasi Pengantar [Link2] [Link3] [Link4 part 1] [Link4 part 2] [Link4 part 3]
Sistem Informasi Akuntansi
Sistem Teknologi Informasi
Sistem Informasi Manajemen
Sistem Pengendalian Manajemen ( Management Control System) [Link2]
Sosiologi dan Politik [Link2] [Link 3] [Link 4]
Sosiologi Ekonomi
Special topics in accounting
Statistika I [Link2] [Link3]
Statistika II [Link2] [Link3] [Link3]
T
Teori Akuntansi [Link1] [link2]
TPAI [Link2] [Link3] [Link4]
Subscribe to:
Posts (Atom)