Faktor produksi dan barang dipandang sebagai sumber-sumber ekonomi (properti). Dalam kasus ini, properti (property) didefinisikan sebagai hak untuk menggunakan sumber-sumber tsb secara fisik termasuk perolehannya, mempertukarkan dan merubahnya. Menurut aliran baku ekonomika, properti dibedakan menjadi 2 yaitu properti individu (privat) dan properti publik (milik pemerintah).
2. Aliran Tidak Baku Ekonomika ≈ Ekonomika Properti (Property Economics)
Aliran ini tidak sependapat dg aliran baku, dan membedakan antara properti dan kepemilikan (possession). Menurut aliran ini, properti didefinisikan sebagai hak memperoleh pembebanan dan jaminan (koleteral) atau hak untuk menukarkan atau hak untuk tidak menyentuh sumber-sumber ekonomi. Kepemilikan didefinisikan sebagai “hanya” hak untuk menggunakan sumber-sumber ekonomi secara fisik dan perolehannya, termasuk hak untuk merubah bentuk dan substansi sumber-sumber berkenaan.
Steiger, 2006
No comments:
Post a Comment