Ch 29 Pengangguran
dan Dasar-Dasar Penawaran Agregat
A. Dasar-dasar Penawaran
Agregat
1.
Penawaran Agregat menggambarkan hubungan antara output
yang sektor bisnis mau memproduksi dan tingkat harga keseluruhan, hal lain
dianggap konstan. Faktor-faktor yang mendasari penawaran agregat adalah(a)potensial
output, ditentukan oleh masukan dari tenaga kerja, modal, dan sumber daya alam
yang tersedia untuk ekonomi, bersama dengan teknologi atau efisiensi penggunaan
input ini digunakan, dan (b)biaya input, seperti sebagai upah dan harga
minyak. Perubahan faktor-faktor yang mendasari akan menggeser kurva AS.
2.
Perbedaan utama dalam analisis AS adalah antara
jangka panjang dan jangka pendek. Dalam Jangka pendek, sesuai dengan perilaku
dalam siklus bisnis dari beberapa bulan sampai beberapa tahun, melibatkan
jadwal penawaran agregat jangka pendek. Dalam jangka pendek, harga dan upah
memiliki unsur-unsur tidak fleksibel. Akibatnya, harga yang lebih tinggi diiringi
dengan peningkatan produksi barang dan jasa. Hal ini ditunjukkan kurva AS yang kemiringannya ke atas
(upward sloping). Dalam jangka pendek analisis AS dan AD digunakan
dalam analisis siklus bisnis para Keynesian.
3.
Yang dimaksud jangka panjang mengacu pada periode
terkait dengan pertumbuhan ekonomi, setelah sebagian besar unsur-unsur siklus
bisnis telah teredam keluar. Dalam jangka panjang, harga dan upah bersifat fleksibel
sempurna; output ditentukan oleh potensi output dan independen dari tingkat
harga. Jadwal penawaran agregat yang jangka panjang adalah vertikal.Analisis
jangka panjang AS dan AD digunakan dalam analisis pertumbuhan
ekonomi klasik.
B. Pengangguran
4.
Pemerintah mengumpulkan statistik bulanan tentang
pengangguran, lapangan kerja, dan tenaga kerja dalam survei sampel dari
populasi. Orang dengan pekerjaan dikategorikan sebagai dipekerjakan; orang
tanpa pekerjaan yang mencari pekerjaan dikatakan pengangguran; orang tanpa
pekerjaan yang tidak mencari pekerjaan dianggap luar angkatan kerja.
5.
Ada hubungan yang jelas antara gerakan dalam output
dan tingkat pengangguran selama siklus bisnis. Menurut Hukum Okun, untuk setiap
2 persen PDB aktual menurun relatif terhadap PDB potensial, tingkat
pengangguran naik 1 persen. Aturan ini berguna dalam menerjemahkan gerakan
siklis dari PDB dalam efeknya terhadap pengangguran.
6.
Ekonom membedakan antara keseimbangan dan
ketidakseimbangan pengangguran. Ekuilibrium pengangguran muncul ketika orang
menjadi pengangguran sukarela ketika mereka bergerak dari satu pekerjaan ke
pekerjaan atau masuk dan keluar dari angkatan kerja. Ini juga disebut
pengangguran friksional.
7.
Pengangguran Disequilibrium terjadi ketika pasar
tenaga kerja atau makroekonomi tidak berfungsi dengan baik dan beberapa orang
berkualitas yang bersedia bekerja pada tingkat upah yang ada tidak dapat
menemukan pekerjaan. Dua contoh disequilibrium adalah pengangguran struktural
dan siklis. Pengangguran struktural muncul untuk pekerja yang berada di daerah
atau industri yang berada dalam kemerosotan terus-menerus karena
ketidakseimbangan pasar tenaga kerja atau upah riil yang tinggi. Pengangguran
siklis adalah situasi di mana pekerja diberhentikan ketika perekonomian secara
keseluruhan menderita penurunan.
8.
Memahami penyebab pengangguran telah terbukti menjadi
salah satu tantangan utama makroekonomi modern. Diskusi di sini menekankan
bahwa pengangguran tidak sukarela timbul karena penyesuaian lambat pada upah
menghasilkan surplus (pengangguran) dan kekurangan (lapangan kerja) di pasar
tenaga kerja individu. Jika upah tidak fleksibel berada di atas tingkat-kliring
pasar, beberapa pekerja dipekerjakan tetapi pekerja lain yang sama-sama
berkualitas tidak dapat menemukan
pekerjaan.
9.
Upah tidak fleksibel karena biaya yang terlibat dalam
pengelolaan sistem kompensasi. Perubahan yang sering dari kompensasi untuk
kondisi pasar akan mengakibatkan terlalu besar bagian manajemen waktu, akan
mengacaukan persepsi pekerja tentang keadilan, dan akan merusak moral pekerja
dan produktivitas.
10. Hal-hal yang harus diperhatikan ketika melihat statistik pengangguran
mengungkapkan beberapa
a.
Resesi memukul semua segmen tenaga kerja, dari tidak
terampil yang paling terampil dan berpendidikan.
b.
Sebuah bagian yang sangat besar dari pengangguran AS
adalah jangka pendek. Durasi rata-rata pengangguran meningkat tajam dalam
resesi yang mendalam dan berkepanjangan.
c.
Dalam kebanyakan tahun, sejumlah besar pengangguran
adalah karena simple turnover, atau penyebab gesekan, seperti orang memasuki
angkatan kerja untuk pertama kalinya atau masuk kembali. Hanya selama resesi
adalah kumpulan pengangguran terutama terdiri dari pekerja yang diPHK.
d.
Perbedaan tingkat pengangguran di Eropa dan Amerika
Serikat mencerminkan kebijakan struktural dan efektivitas manajemen moneter.
No comments:
Post a Comment